I. Latar Belakang
Pelatihan Transfer Pricing di Lembaga Keuangan dan Anak Perusahaan Bank dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, regulasi, dan praktik penerapan transfer pricing (TP) di sektor perbankan dan lembaga keuangan. Dalam konteks grup usaha perbankan, transaksi antar entitas — seperti antar unit bisnis, cabang luar negeri, dan anak perusahaan — memerlukan kebijakan transfer pricing yang wajar dan sesuai dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (arm’s length principle) sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan pedoman internasional OECD Transfer Pricing Guidelines. Pelatihan ini juga membahas aspek governance, dokumentasi transfer pricing, serta strategi kepatuhan pajak untuk meminimalkan risiko koreksi fiskal dan sengketa pajak, khususnya bagi grup perbankan dan lembaga keuangan yang memiliki transaksi lintas entitas.
II. Tujuan Pelatihan
- Memahami konsep dan prinsip dasar transfer pricing dalam konteks lembaga keuangan dan anak perusahaan bank.
- Mengetahui ketentuan peraturan perpajakan terkait transfer pricing di Indonesia (PMK No. 213/PMK.03/2016, PER-22/PJ/2013, serta panduan OECD).
- Mengidentifikasi jenis-jenis transaksi antar pihak berelasi (related parties) di sektor perbankan dan lembaga keuangan.
- Menentukan metode transfer pricing yang sesuai untuk transaksi keuangan, jasa, dan pembiayaan intra-grup.
- Menyusun dan mendokumentasikan Transfer Pricing Documentation (TP Doc) sesuai dengan peraturan perpajakan.
- Memahami aspek audit transfer pricing oleh otoritas pajak dan strategi mitigasi risiko koreksi pajak.
- Menerapkan kebijakan transfer pricing yang sejalan dengan prinsip tata kelola dan kepatuhan (compliance) bank.
III. Sasaran Peserta
- Manajer dan staf akuntansi, keuangan, dan pajak.
- Pejabat kepatuhan (compliance officer) dan risk manager.
- Konsultan pajak dan auditor internal yang menangani transaksi intra-grup.
- Treasury officer atau pihak yang menangani pricing antar divisi/cabang.
- Manajemen anak perusahaan bank (leasing, sekuritas, multifinance, asuransi, dsb.).
- Pihak akademisi atau regulator yang membutuhkan pemahaman tentang penerapan transfer pricing di sektor keuangan.
IV. Metode Ajar
- Pretest
- Posttest
- Study Case
V. Durasi Pelatihan
2 Hari Kerja
VII. Outline Materi
- Konsep Dasar dan Regulasi Transfer Pricing
- Pengertian dan prinsip dasar transfer pricing
- Prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (Arm’s Length Principle)
- Ketentuan peraturan perpajakan di Indonesia:
- PMK No. 213/PMK.03/2016
- PER-22/PJ/2013
- Peraturan mengenai CbCR (Country-by-Country Reporting)
- Pedoman OECD Transfer Pricing Guidelines (edisi terbaru)
- Regulasi khusus untuk lembaga keuangan dan sektor perbankan
- Transaksi Antar Pihak Berelasi di Lembaga Keuangan
- Identifikasi hubungan istimewa (related parties)
- Jenis transaksi antar entitas:
- Transaksi antar cabang atau unit bisnis bank
- Transaksi antar bank induk dan anak perusahaan (leasing, sekuritas, multifinance, asuransi)
- Jasa manajemen, pembiayaan intra-grup, dan fee sharing
- Penetapan harga transfer untuk pendapatan bunga (interest rate transfer pricing)
- Kebijakan transfer pricing dalam konteks perbankan dan lembaga keuangan
- Metode Penentuan Harga Transfer
- Metode tradisional (Traditional Transaction Methods):
- Comparable Uncontrolled Price (CUP)
- Resale Price Method (RPM)
- Cost Plus Method (CPM)
- Metode berbasis laba (Transactional Profit Methods):
- Profit Split Method (PSM)
- Transactional Net Margin Method (TNMM)
- Aplikasi metode dalam transaksi keuangan (loan, deposit, guarantee, dan jasa keuangan lainnya)
- Studi kasus penerapan metode di sektor perbankan
- Metode tradisional (Traditional Transaction Methods):
- Dokumentasi Transfer Pricing
- Local File, Master File, dan Country-by-Country Report (CbCR)
- Struktur dan isi dokumen TP Doc sesuai PMK 213
- Data pembanding dan analisis fungsional (FAR Analysis: Function, Asset, Risk)
- Penyusunan kebijakan transfer pricing internal (TP Policy)
- Studi kasus penyusunan TP Doc untuk anak perusahaan bank
- Pemeriksaan dan Sengketa Transfer Pricing
- Proses audit dan pemeriksaan pajak oleh DJP
- Strategi menghadapi koreksi transfer pricing
- Advance Pricing Agreement (APA) dan Mutual Agreement Procedure (MAP)
- Studi kasus sengketa transfer pricing di sektor keuangan
- Implementasi Transfer Pricing dalam Tata Kelola Bank
- Integrasi kebijakan transfer pricing dengan governance dan risk management bank
- Transfer pricing antar divisi (internal transfer rate / funds transfer pricing)
- Dampak transfer pricing terhadap profitabilitas dan alokasi modal
- Best practice internasional dalam pengelolaan TP di grup keuangan
- Prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam eksekusi kredit
IX. Fasilitas Pelatihan
- Modul Materi
- Certificate
- Training Kit & Souvenir
- Meeting Room (Lunch & 2x Coffe Break)


