I. Latar Belakang
Dalam industri perbankan yang semakin kompleks dan diawasi ketat oleh otoritas, keberadaan sistem kebijakan dan prosedur yang terstruktur, terkendali, serta selalu diperbarui menjadi pilar utama dalam memastikan tata kelola yang baik (good corporate governance). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip, metodologi, dan praktik terbaik dalam penatakelolaan kebijakan dan prosedur (policy & procedure management system) di bank umum.
Peserta akan dibimbing untuk memahami keseluruhan siklus kebijakan, mulai dari perancangan, penelaahan, pengesahan, penerapan, pemantauan, hingga pembaruan kebijakan agar selalu sesuai dengan perubahan regulasi, risiko operasional, serta strategi bisnis bank. Pelatihan juga mengupas bagaimana teknologi dan sistem digital dapat diintegrasikan untuk memperkuat efektivitas pengendalian internal, audit trail, dan kepatuhan terhadap ketentuan OJK, BI, serta regulasi internasional seperti Basel dan ISO 9001.
Dengan pendekatan berbasis studi kasus dan simulasi, peserta diharapkan mampu menyusun sistem manajemen kebijakan yang adaptif, terukur, dan terintegrasi dengan manajemen risiko, manajemen kepatuhan, serta fungsi audit internal bank.
II. Tujuan Pelatihan
- Memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep, arsitektur, dan tata kelola sistem kebijakan dan prosedur di bank umum.
- Meningkatkan kemampuan dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas kebijakan dan prosedur perbankan.
- Membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi kesenjangan (policy gap) dan menyelaraskan kebijakan dengan ketentuan eksternal maupun internal.
- Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dokumentasi, standarisasi, serta kontrol perubahan (change control) terhadap seluruh kebijakan dan prosedur operasional.
- Mengoptimalkan penggunaan sistem digital dalam pengelolaan kebijakan dan prosedur, termasuk workflow approval, audit trail, dan metadata management.
- Mendukung tercapainya prinsip Good Corporate Governance (GCG), kepatuhan, dan manajemen risiko yang efektif melalui kebijakan yang terkendali dan terdokumentasi dengan baik.
III. Metode Ajar
- Pretest
- Posttest
- Study Case
IV. Durasi Pelatihan
2 Hari Kerja
VI. Outline Materi
1. Konsep dan Kerangka Umum
- Peran kebijakan dan prosedur dalam sistem tata kelola bank
- Hubungan kebijakan, standar, dan prosedur operasional (SOP)
- Regulasi OJK dan BI terkait tata kelola kebijakan dan prosedur
- Struktur hierarki dokumen kebijakan dan prinsip dokumentasi
2. Perancangan dan Pengembangan Kebijakan
- Identifikasi kebutuhan kebijakan dan prosedur baru
- Prinsip penyusunan dokumen kebijakan yang efektif dan dapat diukur
- Penyelarasan kebijakan dengan strategi bisnis dan regulasi eksternal
- Format dan standar penulisan kebijakan perbankan
3. Mekanisme Persetujuan dan Pengesahan (Approval Process)
- Proses koordinasi lintas divisi dalam validasi kebijakan
- Mekanisme persetujuan oleh komite manajemen risiko dan direksi
- Dokumentasi pengesahan dan kontrol versi (version control)
4. Implementasi dan Sosialisasi
- Strategi penerapan kebijakan di seluruh jaringan kantor
- Mekanisme komunikasi dan pelatihan internal terkait kebijakan baru
- Penggunaan portal kebijakan (policy repository system)
5. Pengawasan, Evaluasi, dan Pembaruan
- Pemantauan efektivitas dan kepatuhan terhadap kebijakan
- Mekanisme audit kebijakan dan pengendalian kualitas
- Review berkala, update regulasi, dan proses pembaruan kebijakan
6. Sistem Digitalisasi dan Otomasi Kebijakan
- Penerapan Policy Management System berbasis digital
- Integrasi dengan sistem GRC (Governance, Risk, Compliance)
- Workflow approval, audit trail, dan pengendalian dokumen elektronik
7. Studi Kasus
VII. Fasilitas Pelatihan
Modul Materi, Certificate, Training Kit & Souvenir, Meeting Room (Lunch & 2x Coffee Break)


